bersih itu indah
Jumat, 24 Mei 2013
Pantai Sundak merupakan salah satu dari barisan pantai pasir putih di Gunung Kidul. Selain berpasir putih, pantai sundak juga dihiasi terumbu karang dan terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Akan tampak beberapa bukit batu karang dan batu kapur di utara pantai sundak dengan tinggi 12 meter. Di sini juga terdapat resort dan sirkuit mini “off-road”. Fasilitas lumayan lengkap seperti lapangan parkir yang luas, gardu pandang, warung makan, panggung hiburan, dan masjid. Terlebih lagi, di sepanjang pesisir Pantai Sundak ini juga bisa dijadikan tempat berkemah bagi rombongan pelajar / mahasiswa.
Di sebelah barat Pantai Sundak terhampar Pantai Ngandong dilengkapi dengan TPI Ngandong. Ada pula paket wisata yang ditawarkan oleh beberapa agen petualangan wisata. Sayangnya, harga paket wisata ini terbilang cukup mahal, mencapai US$1.000-1.400 maksimal peserta 10 orang. Namun, petuangan yang ditawarkan memang sungguh menarik, dan kalo ada uang lebih, nggak ada salahnya kamu coba. Setelah puas bermain di pantai sundak, dapat kita coba berjalan kaki menuju Pantai Baron, Pantai Kukup, Pantai Drini, Pantai Krakal, dan Pantai Sepanjang yang letaknya berdekatan.
Lokasi : Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul.
Tiket : Rp. 2.500,-
Parkir : motor Rp. 2.000,-
Akses : sama dengan akses ke Pantai Baron, dengan sewa mobil jogja atau rental motor
Fasilitas : resor dan sirkuit mini “off-road”, tempat parkir yang cukup luas, gardu pandang, bilik rumah makan, panggung hiburan, dan tempat ibadah.
Kamis, 16 Mei 2013
MAKALAH TEORI PEMBELAJARAN
“CARA MERINGKAS”
Disusun guna memenuhi tugas
mata kuliah teori pembelajaran
Dosen
Pengampu: Dra. Lilik Sriyanti, M. Si.
Oleh :
Fakhruni Nur Karimah (111.11.170)
JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA
ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM
NEGERI ( STAIN )
SALATIGA
TAHUN 2013
KATA
PENGANTAR
Alhamdulilah,
dengan rasa syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kita semua. Tentunya tak lupa shalawat serta salam kepada
Nabi kita Muhammad s.a.w beserta keluarga dan para
sahabatnya, semoga kita mendapat syafaatnya kelak di yaumul kiyamah Amin.
Makalah
ini saya buat dengan
sungguh-sungguh atas usaha semampu saya dengan ditunjang beberapa referensi.
Saya berharap makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca. Saya juga menyadari dalam pembuatan makalah ini
banyak kekuranngan, maka dari itu saya meminta saran serta kritik dari pembaca
untuk perbaikan makalah saya selanjutnya.
Salatiga,15 Mei 2013
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Banyak buku yang kita punya, tetapi jarang yang
kita baca dengan keseluruhan. Dalam meringkas suatu buku, kita membutuhkan
konsentrasi dan pikiran yang jernih maupun kondisi lingkungan yang mendukung.
Meresume/meringkas kadang menjadi suatu hal yang membosankan, karena kita harus
membaca terlebih dahulu apa yang akan kita ringkas. Terkadang kita mempunyai
suatu buku tapi karena setelah kita baca, kita tidak meringkasnya menjadi
sebuah kesimpulan, kita cenderung akan lupa atau malas untuk membaca buku
tersebut lagi. Membaca juga merupakan salah satu syarat untuk meresume, karena
tanpa membaca kita tidak bisa menentukan mana yang menjadi suatu poin-poin atau
inti suatu buku yang akan kita ringkas.
B.
RUMUSAN MASALAH
1.
Apa itu pengertian Meresume/Meringkas ?
2.
Bagaimana cara meresum
yang baik ?
3.
Apa tujuan meringkas ?
4.
Apa manfaat meringkas ?
C.
TUJUAN PEMBAHASAN
1.
Mengetahui apa itu pengertian
Meresume/Meringkas.
2.
Mengetahui teknik meresum buku.
3.
Mengetahui tujuan Meringkas.
4.
Mengetahui cara meringkas/meresum dengan baik.
BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Ringkasan, Rangkuman, dan Ikhtisar
Kita sering mendengar
kata ringkasan, rangkuman dan ikhtisar. Pernahkan terfikir apa persamaan dan perbedaan antara semua kata
tersebut?
1. Ringkasan
Bentuk ringkas dari
karangan yang masih memperlihatkan sosok dasar dari aslinya. Inti tidak meninggalkan urutan dasar yang melandasinya.
Dengan kata lain memangkas hal-hal yang lebih kecil yang meliputi gagasan utama
bacaan, kerangka dasar masih tampak jelas.
Ringkasan
adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang
singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan. Ringkasan itu
dapat merupakan ringkasan sebuah buku, bab, ataupun artikel. Fungsi sebuah
ringkasan adalah memahami atau mengetahui sebuah buku atau karangan. Dengan
membuat ringkasan, kita mempelajari cara seseorang menyusun pikirannya dalam
gagasan-gagasan yang diatur dari gagasan yang besar menuju gagasan penunjang,
melalui ringkasan kita dapat menangkap pokok pikiran dan tujuan penulis.
Ciri-ciri ringkasan:
1.
Inti tidak meninggalkan urutan dasar karangan.
2.
Kerangka dasr masih tampak jelas
3.
Memangkas gagasan utama menjadi lebih ringkas
4.
Tujuannya untuk memangkas gagasan.[1]
Tujuan ringkasan yaitu membantu memahami dan mengetahui isi sebuah buku
ataukarangan.
Manfaat meringkas buku :
Manfaat meringkas buku :
-
Mempermudah penemuan isi buku
-
Melatih ketrampilan menemukan saripati bacaan
-
Mengurangi beban memori dalam mengingat isi buku
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam meringkas :
a. Perhatikan judul teks atau buku, sebab menggambarkan isi.
b. Bacalah secara seksamasebagian atau seluruh isi teks atau buku sesuai
kebutuhan.
c. Tandailah bagian-bagian yang merupakan inti persoalan dari setiap
persoalan teks atau buku dengan menggunakan tinta penanda.
d. Bacalah setiap paragraf pada bagian yang sudah ditandai dengan cermat
dan tentukan ide pokok dari paragraf tersebut.
e. Daftarlah ide-ide pokok tersebut menjadi rumusan pokok-pokok pikiran
teks atau buku.
f. Tulislah pokok-pokok pikiran teks atau buku dalam kalimat pendek menjadi
paragraf-paragraf yang baik dan sistematis.[2]
2. Rangkuman
Rangkuman adalah menyatakan suatu maksimal pendapat dalam suatu minimal kata-kata.
Untuk merangkum sesuatu bahan pelajaran dubutuhkan penangkapan dan pengertian
dari apa yang dirangkum itu. berita atau sesuatu pembahasan, sehingga bisa menyimpulkan dengan singkat
suatu tulisan, berita atau pembahasan tersebut.[3]
Rangkuman menurut
Djuharni, 2001 Rangkuman merupakan hasil kegiatan merangkum.
Rangkuman dapat di artikan sebagai suatu hasil merangkum atau meringkas suatu
tulisan atau pembicaraan menjadi suatu uraian yang lebih singkat dengan perbandingan
secara proporsional antara bagian yang dirangkum dengan rangkumannya. Rangkuman
dapat pula diartikan sebagai hasil merangkai atau menyatukan pokok – pokok
penbicaraan atau tulisan yang terpencar dalam bentuk pokok – pokoknya saja.
3. Ikhtisar
Pada dasarnya sama
dengan ringkasan dilihat dari tujuannya, keduanya mengambil betuk kecil dari
suatu karangan panjang. Perbedaannya ikhtisar tidak mempertahankan urutan
gagasan yang membangun karangan itu, terserah pada pembuat ikhtisar. Untuk
mengambil inti dia bebas mengambil kata-kata, asal tetap menunjukan inti dari
bacaan tersebut.
Ciri- ciri ikhtisar:
1.
Tidak mempertahnkan urutan gagasan
2.
Bebas mengkombinasikan kata-kata asal tidak menyimpang dari inti.
3.
Tujuannya untuk mengambil inti.
Cara Membuat Resume yang
baik
Resume adalah bagian
pertama yang akan dibaca dan diperhatikan oleh pihak lain. Sehingga resume
harus bisa menceritakan secara singkat dan detail apa yang telah di resum.
Berikut ini beberapa hal
yang harus diperhatikan dalam membuat resume yang baik :
1. Dalam membuat resume kita harus jujur dan jangan berbohong. Kita harus percaya diri bahwa kita mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.
1. Dalam membuat resume kita harus jujur dan jangan berbohong. Kita harus percaya diri bahwa kita mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.
2. Usahakan membuat resume
yang singkat tetapi padat. Karena kita tidak mempunyai banyak waktu untuk
bercerita panjang lebar mengenai pendidikan, pengalaman kerja dll.
3. Selalu memperhatikan
tata bahasa, tanda baca, dan ejaan yang benar.
4. Resum harus gamblang
dan jelas serta tidak berbelit-belit.
5. Pastikan bahwa resume
yang kita buat mudah dibaca dan mudah dicerna oleh siapapun.[4]
Teknik Meresum Buku
Anda, saya dan kita semua
telah dilatih oleh guru atau dosen kita tentang suatu teknik pembelajaran yang
dikenal dengan istilah teknik “meringkas” atau “meresum”. Teknik meresume
merupakan suatu teknik untuk mempelajari dan mengambil inti pengetahuan suatu
penjabaran keilmuan yang panjang menjadi poin-poin yang ringkas sehingga mudah
untuk dipelajari dan diingat.
Sebagian anda mungkin
menganggap pekerjaan meresum merupakan suatu pekerjaan yang membosankan. Karena
syarat utama meresum adalah “membaca”.
Anda harus membacaterlebih
dahulu baru kemudian meresume, tujuan meresum yang diharapkan yaitu anda
membaca dan menguasai isi buku.
Ada cara atau tips agar
pekerjaan meresume anda tidak terkesan membosankan, yaitu membuat hasil resum
anda kedalam suatu diagram.
Bagaimana caranya? Tentunya sebuah buku terbagi kedalam suatu beberapa bab, dan bab juga terbagi ke dalam beberapa sub bab. Demikian pula didalam sub bab terdapat beberapa paragraf, dan paragraf itu tersusun dari pokok-pokok kalimat. Tugas anda mencari dan menyusun poin-poin tersebut kedalam suatu diagram. Diagramnya sangat bebas, tergantung kreativitas anda masing-masing. Untuk lebih menambah daya tarik dan imajinasi anda selipkanlah beberapa gambar kedalam diagram tersebut.
cobalah meresum buku anda terlebih dahulu, sesuaikan dengan kemampuan anda dan teruslah mencoba sampai anda bisa. Segala sesuatu pasti bisa kita capai tergantung keinginan dan kemampuan kita untuk belajar dan berkembang.[5]
Bagaimana caranya? Tentunya sebuah buku terbagi kedalam suatu beberapa bab, dan bab juga terbagi ke dalam beberapa sub bab. Demikian pula didalam sub bab terdapat beberapa paragraf, dan paragraf itu tersusun dari pokok-pokok kalimat. Tugas anda mencari dan menyusun poin-poin tersebut kedalam suatu diagram. Diagramnya sangat bebas, tergantung kreativitas anda masing-masing. Untuk lebih menambah daya tarik dan imajinasi anda selipkanlah beberapa gambar kedalam diagram tersebut.
cobalah meresum buku anda terlebih dahulu, sesuaikan dengan kemampuan anda dan teruslah mencoba sampai anda bisa. Segala sesuatu pasti bisa kita capai tergantung keinginan dan kemampuan kita untuk belajar dan berkembang.[5]
BAB III
RINGKASAN
RINGKASAN
Bentuk ringkas dari
karangan yang masih memperlihatkan sosok dasar dari aslinya. Inti tidak meninggalkan urutan dasar yang melandasinya.
Dengan kata lain memangkas hal-hal yang lebih kecil yang meliputi gagasan utama
bacaan, kerangka dasar masih tampak jelas.
Rangkuman adalah menyatakan suatu maksimal pendapat dalam
suatu minimal kata-kata. Untuk merangkum sesuatu bahan pelajaran dubutuhkan
penangkapan dan pengertian dari apa yang dirangkum itu. berita atau sesuatu
pembahasan, sehingga bisa menyimpulkan dengan singkat suatu tulisan, berita
atau pembahasan tersebut.
Resume adalah bagian pertama
yang akan dibaca dan diperhatikan oleh pihak lain. Sehingga resume harus bisa
menceritakan secara singkat dan detail apa yang telah di resum.
Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat resume yang
baik :
1. Dalam membuat resume kita harus jujur dan jangan berbohong. Kita harus percaya diri bahwa kita mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.
1. Dalam membuat resume kita harus jujur dan jangan berbohong. Kita harus percaya diri bahwa kita mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.
2. Usahakan membuat resume yang singkat tetapi padat. Karena kita tidak
mempunyai banyak waktu untuk bercerita panjang lebar mengenai pendidikan,
pengalaman kerja dll.
3. Selalu memperhatikan tata bahasa, tanda baca, dan ejaan yang benar.
4. Resum harus gamblang dan jelas serta tidak berbelit-belit.
5. Pastikan bahwa resume yang kita buat
mudah dibaca dan mudah dicerna oleh siapapun.ksimal pendapat dalam suatu minimal kata-kata. Untuk merangkum sesuatu
bahan pelajaran dubutuhkan penangkapan dan pengertian dari apa yang dirangkum
itu. berita atau sesuatu pembahasan, sehingga bisa menyimpulkan dengan singkat
suatu tulisan, berita atau pembahasan tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
·
Salam
burhanuddin, Cara Belajar yang Sukses di Perguruan Tinggi, PT Rineka
Cipta, Jakarta : 2004.
·
Carapedia.com/resumebaik_info146.html
·
Reza-creation.blogspot.com/2007/12/blog-post.html
·
Nanangzakta.blogspot.com/2013/03/meringkas-buku.html
·
Syafruddin41.blogspot.com/2013/02/pengertian-ringkasan-rangkuman-ikhtisar.html
[3] Burhanuddin salam, Cara belajar yang sukses
diperguruan tinggi, (Jakarta : PT.Rineka cipta, 2004), hlm.25
Langganan:
Komentar (Atom)
